"Ada dua substansi kunjungan kerja luar negeri, RUU Pangan dan RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Studi banding ini sangat penting karena berkaitan dengan: sistem tarif, proteksi, lembaga keuangan petani, subsidi, promosi, asuransi pertanian, lembaga pangan, serta peran dan keterlibatan pemerintah, swasta, dan masyarakat. Tentunya lain negara lain cara, dan kita ingin mencari konsep yang ideal," tutur Wakil Ketua Komisi IV DPR, Herman Khaeron, kepada detikcom, Selasa (6/12/2011).
Ketua Komisi IV M Romahurmuziy dari Fraksi PPP memimpin rombongan kunjungan ke Amerika Serikat. Herman Khaeron dari Fraksi Partai Demokrat membawa rombongan ke India, Firman Soebagyo dari Fraksi Partai Golkar ke Cina, dan Ana Muawanah dari Fraksi PKB ke Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ke India. India berpenduduk 1,21 miliar mampu memenuhi kebutuhan pangannya. Bagi saya efektif dan memberikan informasi yang dibutuhkan, termasuk pembagian tugas antara kementrian pangan dengan kementrian pertanian," tegasnya.
Saat ini rombongan Komisi IV DPR sudah di luar negeri, terbagi dalam empat rombongan. Tidak ada klarifikasi dan penjelasan ke masyarakat saat keberangkatan.
(van/mad)











































