Kunker DPR Hanya Ingin Habiskan Anggaran di Akhir Tahun

Kunker DPR Hanya Ingin Habiskan Anggaran di Akhir Tahun

- detikNews
Selasa, 06 Des 2011 16:32 WIB
Jakarta - Anggota DPR ramai-ramai melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri. Hal ini dipandang hanya untuk menghabiskan anggaran di akhir tahun tutup buku.

"Ini terlihat sekali kalau kunjungan ke luar negeri ini hanya Ingin habis kan anggaran, karena sebentar lagi habis masa anggaran. Karena kalau tidak dipakai tahun depan tidak dapat lagi," ujar Kordinator Formappi, Sebastian Salang, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/12/2011).

Menurut Sebastian, bila memang tujuan ke luar negeri anggota untuk studi banding, hal itu masih bisa dilakukan dengan cara lain. Tidak ada mekanisme laporan jelas terkait kunker ke luar negeri membuat hal itu tidak efektif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan mereka memang tidak perduli soal efektifitas. Mereka hanya ingin jalan-jalan saja," terangnya.

Tingkat kepentingan melakukan kunker atau studi banding pun dipertanyakan. Hal ini dikarenakan anggaran kungker atau studi banding ke luar negeri di tahun 2011 ini telah diputuskan tahun 2010 lalu.

"Anggaran kunker atau studi banding itu sudah diputuskan pada tahun 2010. Mereka tidak rela uang itu balik ke kas negara," imbuhnya.

Seperti diketahui, Komisi IV DPR bertolak ke empat negara yakni Amerika Serikat, Jepang, India dan Cina terkait RUU Pangan dan RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Komisi IX pergi ke Korea Selatan untuk mencari masukan terkait revisi UU Nomor 39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja di Luar Negeri. Sementara Pansus RUU Penanganan Konflik Sosial (RUU PKS) bertolak ke India dan Swedia.

Kemudian menyusul anggota Badan Legislasi DPR yang terbang ke Cina untuk kepentingan RUU Pengawasan Obat dan Makanan.



(her/lrn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini