"Yang menginformasi pertama kali adalah petugas komandan satuan Brimob Kompi C. Petugas Brimob memberitahu ke petugas KPLP Cirebon. Lalu kami minta batuan ke Polsek Gempol," kata Kalapas Tangerang, Kunto Wuryanto, Selasa (6/12/2011).
Setelah diklarifikasi data-data secara pasti, serta disamakan dengan indentitas yang sengaja ditinggal di Polsek Gempol, petugas Lapas Tangerang melakukan pencarian ke Cirebon. "Ternyata informasi itu benar. Karena jauh, kami lalu meminta tolong ke Polsek agar lebih dulu diamankan," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keenam narapidana tersebut adalah Irfan bin Abdul Rosyid warga Sukaresmi Cianjur, Junaedi Rahmat warga Taman Sari, Jakarta Barat, Ilham Saputra warga Kemanggisan, Jakarta Barat, Omsari warga Pinang, Kota Tangerang dan Dede Firmansyah warga Kalideres, Jakarta Barat. "Dan yang terakhir trelah ditangkap adalah Rahmat," terangnya.
Dengan ditangkapnya Rahmat, maka dirinya tidak akan mendapatkan remisi. "Tidak ditambah masa tahanannya. Tapi tidak dapat remisi apapun," terangnya.
Saat ini jumlah narapidana dan tahanan Lapas Pemuda Tangerang sebanyak 1.955 orang. Dijelaskan Kunto, jumlah tersebut sudah over kapasitas.
(anw/anw)











































