Hindari Sweeping Tas, 7 Arloji Dipakai Sekaligus

Laporan dari Arab Saudi

Hindari Sweeping Tas, 7 Arloji Dipakai Sekaligus

- detikNews
Selasa, 06 Des 2011 14:42 WIB
Hindari Sweeping Tas, 7 Arloji Dipakai Sekaligus
Madinah - Hingga Selasa (6/12/2012) pemulangan jamaah haji dari Bandara AMAA Madinah masih berlangsung. Jamaah terus menyusun trik agar bawaannya masuk ke tas. Salah satu trik adalah memakai 7 arloji sekaligus!

"7 arlojinya lalu dipakai semua," kata Jauhari sambil terkekeh.

Jauhari menuturkan, petugas haji yang mengurusi penimbangan kopor jamaah yang berlogo maskapai, tengah diuji kesabarannya, utamanya saat menangani kopor jamaah embarkasi Makassar (UPG). Tak jarang jamaah embarkasi tersebut mengamuk saat diminta untuk menata ulang kopornya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berat kopor jamaah embarkasi tersebut rata-rata di atas berat maksimal 32 kg dan bentuknya sudah dimodifikasi. Tebalnya bisa 50 cm karena kiri kanan kopor telah ditambahi/ditempeli dengan karpet, sajadah, dsb. Ada juga yang menyampuli kopor dengan kain senada sehingga bisa diselip-selipkan barang. "Jadi ada satu embarkasi yang kreatif, yaitu UPG," kata Jauhari. Embarkasi UPG terdiri dari 42 kloter jamaah dari Sulsel dan provinsi di Indonesia Timur.

Petugas kewalahan menghadapi sikap jamaah yang ngeyel tersebut. Untuk mengatasinya, petugas penimbangan disuruh meninggalkan kloter itu sampai bersedia mengurangi isi kopor. Bila sudah bersedia, petugas penimbangan kembali lagi untuk mengangkut kopor ke gudang/bandara.

"Menurut petugas di lapangan, cara itu efektif daripada ngotot-ngotot," kata Jauhari.

Menyinggung penerbangan jamaah, hingga Senin 5 Desember, tidak ada delay yang signifikan. "Dari 56 kloter yang sudah terbang dari Madinah, hanya ada 1 kloter yang delay lebih dari 2 jam," kata Jauhari.

Kloter dari embarkasi Jakarta-Saudi (JKS) itu memilih menunggu di aiport daripada dibawa ke tempat istirahat/hotel yang ditawarkan, karena khawatir akan capai wira-wiri.
(nrl/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads