"Saya bukan boneka. Saya manusia yang punya harga diri, integritas dan punya keberanian," kata Abraham ketika ditanya wartawan seputar intervensi oleh DPR.
Hal ini disampaikan Abraham usai menghadiri rapat paripurna penetapan pimpinan KPK di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti saya katakan, kita sidik semua. Tenang saja jangan ragu. Apa yang disampaikan di Komisi III itu kontrak sosial, itu kontrak sosial bukan kontrak politik. Janji-janji saya bukan kontrak politik tapi kontrak sosial," papar dia.
"Semua kasus-kasus yang memenuhi alat bukti cukup, yaitu dua alat buktinya, kita sidik. Saudara saya pun yang saya cintai digantung, tak ada tebang pilih, kita harus on the track," lanjut mantan advokat ini.
Saat ditanya wartawan soal kasus Bank Century yang disebut-sebut ada keterlibatan Wapres Boediono, Abraham menjawab santai. "Hukum itu bukan soal berani enggak berani, tapi soal alat bukti. Jadi hukum bukan soal berani tapi harus berdasarkan aturan yang ada. Kalau sudah punya dua alat bukti yang cukup, kita sidik bukan soal orang," kata dia.
(her/aan)











































