Ruhut awalnya mempertanyakan ketidakhadiran Busyro dalam rapat paripurna DPR yang menetapkan pimpinan KPK.
"Kenapa Pak Busyro tidak datang? Pak Busyro waktu diminta kesediannya tidak hadir. Setelah diultimatum, tidak hadir," kata Ruhut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruhut meminta pimpinan KPK menghormati DPR. Namun, ia siap apabila KPK menangkap anggota DPR yang korupsi. "Silakan sebagai mitra kerja yang baik mari kita bekerjasama dan saling menghormati. Meskipun kalau kita menjadi koruptor, borgol kami," papar Ruhut.
Mendengar ucapan Ruhut, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso yang memimpin sidang menimpali sambil berseloroh.
"Luar biasa ada rekan kita, Ruhut sitompul, dari Komisi III yang termasuk siap diborgol," kata Priyo yang disambut senyuman para anggota dewan lainnya.
(van/aan)











































