Ketua Komisi III DPR Benny K Harman membacakan hasil fit and proper test capim KPK. Selanjutnya Komisi III DPR meminta kepada pimpinan DPR untuk mengesahkan empat capim KPK terpilih menjadi pimpinan KPK mendampingi Busyro Muqoddas.
Benny K Harman menceritakan permasalahan selama fit and proper test KPK dilakukan. Benny menuturkan tentang masalah 8 atau 10 capim KPK yang akan dimasukkan dalam fit and proper test capim KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ia juga memaparkan penundaan fit and proper test capim KPK karena ada masalah formulir LHK. Benny menuturkan bagaimana Komisi III menyelesaikan dengan memanggil Pansel KPK dan Menkum HAM.
"Sehingga terjadi kegaduhan di Komisi III. Terjadi polemik, maka Pansel KPK diminta datang klarifikasi berkaitan dengan dokumen LHKPN tersebut. Ya itu kalau Bapak Ibu melihat bertele-tele sebelumnya tidak, ini berkaitan dengan kecermatan," tutur Benny, saat menyampaikan laporan Komisi III DPR dalam rapat Paripurna DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/12/2011).
Benny lalu menyebut delapan nama capim KPK. Benny kemudian menyampaikan nama-nama pimpinan KPK baru terpilih.
"Berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi III. Komisi III memilih calon berdasarkan suara terbanyak setiap calon. Adapun hasilnya, calon pimpinan KPK Abraham Samad mendapat dukungan 55 suara dari total 56 anggota Komisi III. Calon pimpinan Aryanto Sutadi mendapatkan 3 suara. Abdullah Hehamahua mendapat 2 suara. Handoyo Sudradjat tidak mendapat suara. Adnan Pandu Pradja memperoleh 51 suara. Yunus Husein mendapat 20 suara. Zulkarnain mendapatkan 37 suara. Bambang Widjojanjo mendapat 55 suara," tutur Benny membeberkan proses fit and proper test capim KPK.
"Komisi III memilih dan menetapkan Abraham Samad, Bambang Widjojanto, Adnan Pandu Pradja, dan Zulkarnain sebagai empat pimpinan KPK terpilih untuk 2011-2015. Calon dari lima calon ketua KPK, Komisi III menetapkan pimpinan KPK berdasarkan suara terbanyak yakni Abraham Samad menjadi Ketua KPK," tutur Benny.
Selanjutnya pimpinan rapat paripurna, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso meminta rapat paripurna DPR mengambil keputusan. Priyo lalu menayakan apakah rapat paripurna akan menetapkan empat pimpinan KPK baru menjadi pimpinan KPK, juga ketua KPK baru.
"Setuju," jawab anggota DPR ramai-ramai, disambut ketok palu pimpinan sidang.
Pimpinan KPK baru minus Busyro kemudian maju ke depan meja pimpinan. Bersalaman dengan Priyo dan berfoto bersama.
Selamat bekerja pimpinan KPK baru!
(van/gah)











































