"Norman sekarang gondrong, berjenggot dan memakai anting," ujar Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Lisma Dunggio, saat dihubungi detikcom, Selasa (6/12/2011).
Lisma melihat perubahan itu saat Norman menghadiri sidang kode etik di Polda Gorontalo beberapa waktu lalu. Lisma juga menangkap perubahan sikap Norman yang terkesan lebih angkuh sekarang ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lisma sangat menyayangkan keputusan Norman yang terkenal dengan lipsync lagu India 'Chaiya-chaiya' itu keluar dari Polri. Menurut Lisma, apa yang didapat Norman saat ini hanyalah sementara.
"Kita sayangkan Norman memilih keluar dari Polri," katanya.
Seharusnya kata Lisma, sebagai prajurit Norman sadar diri apa yang didapat saat ini karena profesinya sebagai anggota Brimob di Polda Gorontalo. Seharusnya Norman dapat memegang teguh janjinya saat pertama kali menjadi anggota korps Bhayangkara itu.
"Norman harusnya bermental baja, teguh pendiriannya tidak goyah oleh materi dan ketenaran sementara," saran Lisma.
Pagi ini Komisi Kode Etik Polri yang dipimpin oleh Kabid Propam Polda Gorontola, AKBP Mahmur, akan menggelar sidang etik. Melihat rentetan kesalahan yang dilakukan, Norman terancam diberhentikan secara tidak hormat oleh komisi etik.
"Norman disersi karena 3 bulan berturut-turut tidak masuk tanpa alasan jelas," tutupnya.
(did/vit)











































