"Memang iya. Saya kejar terus. Saya sudah kirim surat kepada mereka semua tentang program tersebut," kata Sekretaris Kabinet Dipo Alam di sela-sela acara jamuan pada atlet SEA Games di Halaman Istana, Senin (5/12/2011).
"Artinya bukan hanya seperti pemadam kebakaran. Diserang oleh publik atau media terus baru respons," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Publik memang tidak bisa disalahkan. Karena mereka tidak aktif," ucapnya.
Nah, Dipo juga rupanya menyoroti berbagai baliho iklan menteri yang berjejer di jalanan ibukota. Dia berharap, iklan-iklan tersebut tidak hanya pencitraan semata, namun juga dibarengi dengan penyampaian hasil kerja ke publik.
"Yang diinginkan Presiden, mereka aktif. Humasnya ada, tetapi malah pasang baliho bergambar dia semua. Kayak di airport," tegasnya.
"Uang untuk sampaikan yang positif bukan gambar menterinya
saja," lanjutnya.
Seperti diketahui, Presiden SBY memerintahkan pada jajarannya untuk secara rutin menggelar jumpa pers guna merespons isu-isu terkini. Jadwal pun sudah ditentukan.
Senin untuk Kementerian bidang Polhukam, Selasa untuk Bidang Kesra, Rabu untuk bidang Perekonomian, Kamis Presiden SBY dan Jumat Wapres Boediono.
Hari ini, Menkopolhukam Djoko Suyanto sudah menggelar instruksi itu. Beberapa pejabat yang masuk dalam jajaran kementerian tersebut juga mengikuti acara.
(mad/did)











































