Dharnawati Sebut Sindu Malik Otak Kasus Suap Kemenakertrans

Dharnawati Sebut Sindu Malik Otak Kasus Suap Kemenakertrans

- detikNews
Senin, 05 Des 2011 18:02 WIB
Jakarta - Terdakwa kasus suap kemenakertrans, Dharnawati menyebut mantan pejabat Kemenkeu, Sindu Malik memiliki peran besar dalam kasus suap yang menderanya. Dharnawati mengatakan Sindu adalah pemain yang sebenarnya dalam kasus suap Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans).

"Wah saya kira itu berperan besar. Dia itu pemain itu. Karena banyak mengajarkan saya mengenai mekanisme komitmen fee," kata Dharna usai persidangan di Pengadilan tipikor, Senin (5/12/2011).

Dharna mengatakan hanya menuruti Sindu. Dia mengaku selama ini selalu disetir oleh Sindu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya ngikutin Sindu Malik. Mereka katanya mekanismenya seperti ini. Tapi saya pikir ini kan impossible. Masak saya di float-kan Rp 305 miliar, itu harus disetor Rp 30 miliar (10 persen) padahal sementara ini kan masih usulan," terangnya.

Selain Sindu, Dharnawati juga menyebut Badan Anggaran (Banggar) DPR memiliki peran dalam kasus ini.

"Banggar urusannya pak Nyoman. Pertama mereka memang minta ke saya. Karena memang ini usulan pertama. Usulannya bukan saya. Karena saya masuk ke ruangan (Nyoman) itu sudah ada semua usulan. Jadi saya hanya disuruh di floating. Ditanya,'bu Nana mau yang mana?". Jadi saya kebetulan saya di Papua, maka saya tunjuklah,'ini, ini, ini," jelasnya.

Dharna mengaku tak percaya dengan apa yang dikatakan mereka. Itulah yang kemudian menyebabkannya tak kunjung merealisasikan penggelontoran komitmen fee yang dimintakan mereka.

"Cuma karena mereka terlalu terdesak, kemudian mereka sudah habis akal untuk meminta komitmennya, akhirnya mereka bilang untuk kebutuhannya pak menteri. Tapi saya tidak percaya," tuturnya.

(fjp/gun)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini