Demikian disampaikan Handi Pratama, pembina Yayasan Panca Dharma yang mengelola SD Don Bosco, Kelapa Gading. Rencana workshop adalah salah satu hasil dari pertemuan mediasi pihak sekolah dengan orang tua Immi yang berlangsung di Kantor Kemenko Kesra, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (5/12/2011).
"Kami akan melakukan workshop mengenai HIV/AIDS kepada guru dan orang tua murid di seluruh sekolah yang kami kelola. Harapan kami setelah ini tidak adalah hal-hal yang demikian (tindak diskriminasi)," ujar Handi.
Setelah mendapatkan penjelasan dari Ketua Komite Pengawas HIV/AIDS Nafsiah Mboi, pihaknya akhirnya menyadari bahwa virus HIV tidak mudah menular. Terlebih dari anak yang tidak mengidap HIV/AIDS meski orang tuanya adalah penderita.
"Ini yang akan disosialisasikan bahwa yang positif HIV tidak berbahaya, terlebih Immi yang tidak menderitanya."
Menurut jadwal, kegiatan workshop akan digelar pada 13 Desember 2011. Pesertanya adalah seluruh guru dan orang tua murid di lingkungan Don Bosco yang dikelola oleh Yayasan Panca Dharma.
(lh/anw)











































