Rencananya, acara bakal digelar pada tanggal 9 Desember 2011 di aula Masjid Agung, Semarang, Jawa Tengah. Dijadwalkan hadir dalam acara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan sekitar 1.000 penggiat antikorupsi, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kalangan aktivis dan LSM.
Tema besar yang bakal diusung dalam acara nanti adalah "Terus Berjuang Melawan Korupsi", "Negara Harus Bebas dari Korupsi" dan "Tidak ada Tempat Bagi Koruptor di Indonesia."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian juga supaya efektif dan efisien," kata Denny di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (5/12/2011).
Denny memastikan tidak ada kaitan antara penangkapan Sekretaris Kota Semarang dan dua anggota DPRD Sumartono (Demokrat) dan Agung Purno Sardjono (PAN) dengan acara tersebut. Namun, secara umum dia berharap, ada efek positif yang diberikan lewat kampanye antikorupsi di kota Semarang dan kota-kota lainnya.
"Ya, semoga (efeknya) nggak cuma di Semarang saja," tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, KPK telah menangkap tangan 2 anggota DPRD Kota Semarang, Sumartono, anggota Fraksi Partai Demokrat (PD) dan Agung PS, anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) serta Sekretaris Kota Semarang Ahmad Zainuri.
Ketiganya disangkakan terlibat suap terkait pembahasan tunjangan penghasilan Pemkot Semarang dan persetujuan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Semarang 2012 senilai Rp 2,3 triliun. Diduga Sumartono dan Agung PS menerima suap dari Ahmad Zainuri.
(mad/aan)











































