FPDIP Minta Aparat Ungkap Penembakan Pendeta Susianti
Senin, 19 Jul 2004 16:56 WIB
Jakarta - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPR RI mengecam insiden penembakan pendeta Susianti Tinulele di Palu sebagai tindakan teroris. Aparat diminta mengusut tuntas kasus tersebut."Kami mengecam penembakan pendeta Susianti di Palu Minggu (18/7/2004) malam sebagai tindakan teroris karena dampaknya luas, menimbulkan ketakutan masyarakat dan dilakukan di tempat ibadah," kata Anggota FPDIP DPR RI Yacobus di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/7/2004). "Kami menuntut adanya tindakan dari aparat supaya menangani masalah inisecara maksimal. Kalau perlu 1X25 jam memburu pelaku," imbuhnya.Yacobus mengimbau masyarakat membantu mencari pelaku."Jangan memprovokasi dan bila pelaku tertangkap, jangan ditanya agama supaya masalah ini tidak berkembang ke arah SARA," kata Yacobus.Anggota Komisi VI dari FPDIP Rusdi Ambodale menambahkan perlu diadakan dialog antar umat beragama di Palu."Di Poso ditengarai ada grup fanatisme yang memakai isu agama untuk mengacaukan masyarakat yang masih labil, misalnya kelompok pelarian yang dikejar di Maluku karena Poso merupakan tempat bersembunyi yang bagus sekali.Hal ini yang kita takutkan terjadi di Palu. Kami dalam waktu dekat juga akan berkunjung ke Palu," ungkap Rusdi.
(aan/)











































