Pantauan detikcom, Senin (5/12/2011) di sekitar kawasan Sudirman, ada beberapa titik yang menjadi lokasi proyek gorong-gorong. Terpantau titik-titik itu di depan kompleks SCBD dan di depan Gedung Summit Mas.
Nah, yang menjadi persoalan, sebenarnya aktivitas pengerjaan proyek itu yang menyita sebagian ruas jalur lambat. Para pekerja memasang triplek sebagai penanda lokasi pengerjaan proyek. Karena penggunaan sebagian jalur itu, kendaraan yang melintas dari arah Bundaran HI menuju Blok M yang padat di jam-jam sibuk semakin menumpuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya, pengerjaan proyek ini bertujuan baik guna mengantisipasi banjir di sekitar kawasan Jl Sudirman. Namun apa daya, proyek yang sempat dihentikan saat pelaksanaan SEA Games lalu dan kini dilanjutkan kembali ini membawa 'korban' begitu besar. Macet semakin menjadi-jadi.
Biasanya, bila tidak ada pengerjaan proyek arus lalu lintas hanya padat saja. Macet pun hanya saat pagi dan sore saja. Tapi kini bisa seharian macet mendera. Antrean kendaraan dari arah Bundaran HI menuju Blok M sudah terjadi sejak kawasan sekitar Kampus Atma Jaya, Semanggi. Laju kendaraan pun hanya perlahan.
Selain jalur Bundaran HI menuju Blok M, arus lalu lintas dari Blok M menuju Bundaran HI pun sami mawon alias sama saja. Pengerjaan proyek gorong-gorong di sekitar Bendungan Hilir juga berimbas kemacetan hingga kawasan Senayan. Duh, macet lagi, macet lagi!
(ndr/nvt)










































