Petugas TransJ yang Gigit Jempol Penumpang Terancam Kena Sanksi

Petugas TransJ yang Gigit Jempol Penumpang Terancam Kena Sanksi

- detikNews
Senin, 05 Des 2011 06:04 WIB
Jakarta - Kepala BLU TransJakarta Muhammad Akbar, akan mengintrograsi petugas TransJakarta Hari Maulana yang menggigit ibu jari penumpang. Jika ditemukan indikasi kelalaian, Akbar tidak akan segan-segan memberi sanksi kepada anak buahnya.

"Kita akan introgasi dia (Hari Maulana). Kalau ada kelalaian akan ada tindakan tegas," jelas Akbar saat dihubungi detikcom, Minggu (4/12/2011).

Akbar menjelaskan, sesuai standar operasional prosedur, seorang petugas TransJakarta tidak boleh bersikap emosi menanggapi keluhan konsumennya. Ia menghimbau agar kepada para petugas, untuk tetap sabar kendati konsumennya tetap emosi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"seusai SOP-nya, petugas tidak boleh emosi. Apalagi sampai ada kontak fisik," terangnya.

Terkait dengan sanksi apa yang akan diberikan, Akbar menjelaskan, hal tersebut tergantung hasil pemeriksaan nanti. Ia juga akan mencari tahu penyebab terkait perbuatan yang dilakukan Hari Maulana kepada konsumennya.

"Kita akan cari tahu dulu masalahnya, baru sanksi nya apa yang akan kita kenakan," imbuh Akbar.

Sebelumnya diberitakan, Seorang penumpang, Yohanes Sulung (27) mendapat pelakuan buruk petugas bus TransJakarta, Hari Maulana. Jempol tangan Yohanes digigit hingga terluka. Atas kejadian itu, Yohanes melaporkan Hari ke polisi.

Kejadian itu terjadi pada Sabtu (3/12) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu, korban menumpang bus TransJakarta dari Halte Permata Hijau.

"Dia (Yohanes) kemudian menanyakan, kalau ke UKI, bagaimana," ujar Kepala Polres Jakarta Barat Kombes Setija Junianta saat dikonfirmasi.

(her/her)


Berita Terkait