Dituding Korup, Kepala 'Anggota KPU' Dipenggal
Senin, 19 Jul 2004 15:48 WIB
Jakarta - KPU terus menjadi bulan bulanan atas amburadulanya Pemilu Presiden, 5 Juli 2004 lalu. Kali ini Forum Rakyat memenggal kepala anggota KPU sebagai bentuk tanggung jawab atas kekacauan Pilpres. Tentu saja bukan kepala sungguhan melainkan hanya boneka.Aksi digelar di depan kantor KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta, Senin (19/7/2004). Dalam aksi itu, Forum Rakyat menuding KPU telah melakukan korupsi. Mereka menuntut dana KPU diaudit. Atas kesalahan itu, anggota KPU harus dihukum seberat-beratnya. Sebagai simbol hukuman terberat adalah hukuman mati dengan cara dipenggal.Maka itu, Forum Rakyat secara bergantian memenggal boneka yang ditulisi nama-nama anggota KPU. Secara berturutan mereka memenggal kepala boneka Nazaruddin Syamsudin, Anas Urbaningrum, Chusnul Mariyah, Valina Singka, Ramlan Surbakti, Mulyana W Kusuma, Daan Damara dan Yusac.Setelah dipenggal, kepala itu dilemparkan ke tengah jalan. Beberapa kepala boneka itu sempat terlindas mobil yang lewat. "Mereka harus dipenggal karena telah melakukan kasalahan yang sangat fatal. Mereka menyebabkan KPU amburadul dan korup," kata salah seorang anggota aksi. Forum Rakyat antara lain terdiri dari Gerakan Pemuda Kerakyatan, Forum Muda, HMI MPO, BEM Jabotabek, IMM, Pemuda Demokrat Kebangsaan, Famred dan Iluni UI Jakarta.
(iy/)











































