Tim SAR Berhasil Evakuasi 1 Bangkai Mobil dari Sungai Mahakam

Tim SAR Berhasil Evakuasi 1 Bangkai Mobil dari Sungai Mahakam

- detikNews
Minggu, 04 Des 2011 19:40 WIB
Tim SAR Berhasil Evakuasi 1 Bangkai Mobil dari Sungai Mahakam
Tenggarong - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi bangkai 1 unit mobil. Mobil tersebut sebelumnya tenggelam ke dalam Sungai Mahakam pasca insiden ambruknya Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (4/11) pekan lalu.

Pantauan detikcom, Minggu (4/12/2011), bangkai mobil bermerek Daihatsu Xenia bernomor polisi KT 2986 AV itu berhasil muncul ke permukaan sekitar pukul 17.56 WIT, setelah diangkat dan ditarik dengan menggunakan bandol jangkar milik alat berat crane, milik salah satu perusahaan alat berat swasta. Setelah berhasil diangkat ke permukaan, kepolisian langsung melakukan identifikasi bangkai mobil yang sudah dalam kondisi rusak berat.

“Kendaraan itu milik korban atas nama Budi Yulianto, yang meninggal bersama dengan 3 anaknya dan istrinya. Keempatnya ikut menjadi korban,” kata Kapolres Kutai Kartanegara AKBP I Gusti KB Haryyarsana kepada wartawan di Posko Tim Pengendali Operasi yang berada berdekatan dengan lokasi ambruknya jembatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gusti memastikan tidak ada korban lainnya di dalam bangkai mobil naas itu. Keterangan bahwa mobil tersebut digunakan oleh Budi Yulianto, diperoleh dari keluarga yang melaporkannya ke kepolisian. Jenazah tiga anaknya masing-masing Aldi (12), Alisha (10), Alisyah (1,5 tahun) serta istrinya Rusmini (32), sebelumnya telah ditemukan tim SAR.

“Identifikasi penggunaan mobil dan pelat nomor polisinya sesuai dengan yang dilaporkan oleh keluarga korban,” tegas Gusti.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Basarnas Marsekal Madya Daryatmo mengatakan, seluruh bangkai kendaraan yang masih berada di dalam sungai, proses evakuasinya akan dilakukan Senin (5/12/2011) besok.

“Semuanya. Semuanya akan dievakuasi besok dengan alat yang sama,” ucap Daryatmo.

Dijelaskan Daryatmo, sebelum melakukan pengangkatan ke permukaan, bangkai kendaraan tersebut sempat terseret arus yang sangat deras di bawah permukaan sungai.

“Tadi tim telah berupaya dengan keras. Alhamdulillah, tahap pertama evakuasi kendaraan berhasil,” tutup Daryatmo.

Seperti diberitakan, jembatan Kukar ambruk Sabtu (26/11/2011) lalu. Sebanyak 21 orang tewas dan belasan orang masih dinyatakan hilang oleh kepolisian berdasarkan laporan keluarga masing-masing. Terkait ambruknya jembatan dengan panjang 710 meter itu, kepolisian telah memeriksa seluruh pihak yang terkait pembangunan jembatan tersebut.

Menteri PU Djoko Kirmanto sempat menyebutkan bahwa ambruknya jembatan Kukar yang baru berusia 10 tahun itu, merupakan kejadian langka. Juga diketahui, jembatan tesebut tidak pernah menjalani perawatan dari instansi terkait sebelum ambruk. Baru pada tahun ini, pekerjaan perbaikan dilakukan oleh PT Bukaka.

(her/her)


Berita Terkait