Kegiatan itu digelar oleh Cyrus Network bersama Laboratorium Psikologi Politik Fakultas Psikologi UI. Kegiatan sengaja digelar untuk mencari calon gubernur terbaik bagi warga Jakarta.
Mereka menggelar kegiatan itu 24 November hingga 1 Desember 2011 lalu. Metode penelitian dilakukan dengan focus group discussion di tahap pertama, lantas survei opinion leader di tahap kedua. Kegiatan ini melibatkan 100 orang yang terbagi dalam 10 kelompok.
Kelompok itu masing-masing merupakan pengamat, akademisi, pakar manajemen organisasi, profesional, LSM perkotaan, media, konsultan, politisi, tokoh Jakarta serta pemuda atau organisasi kemahasiswaan. Penilaian dilakukan dengan melihat 9 dimensi yakni visioner, leadership, intelektualitas, keterampilan politik, keterampilan komunikasi politik, stabilitas emosi, gaya kepemimpinan, penampilan dan integritas moral.
Beberapa nama muncul dan dinominasikan lantas diuji dengan menggunakan metode delphi. Metode delphi merupakan cara memperoleh informasi, membuat keputusan, menentukan indikator, parameter, dan lainnya yang relevan dengan eksplorasi ide dari orang-orang yang ahli di bidang tersebut.
Setelah dikaji dengan menggunakan 9 dimensi, didapat peringkat sebagai berikut:
1. Jokowi dengan skor 6,98
2. Faisal Basri dengan skor 6,7
3. Fadel Muhammad dengan skor 6,3
4. Sandiaga Uno dengan skor 6,15
5. Chairul Tanjung dengan skor 6,10
"Sosok Jokowi yang tampil populis menolak mal dan mempertahankan pasar tradisional itu dinilai Masyarakat sebagai langkah baik dan menarik simpati," kata Direktur Eksekutif Cyrus Network, Hasan Nasbi.
Hal itu disampaikan dia dalam pemaparan hasil survei opinion leader Jakarta 2012 di Ballroom Hotel Akmani, Jl KH Wahid Hasyim 91, Jakarta.
Dia menambahkan, memang sudah ada beberapa nama yang akan maju dalam pemiluka DKI 2012 mendatang, namun pihaknya merasa perlu mendorong beberapa nama yang memiliki kualifikasi terbaik versi riset tersebut.
"Kita merekomendasikan agar Joko Widodo, Fadel Muhammad, Sandiago Uno dan Chairul Tanjung mau membuka hati menerima panggilan mulai memperbaiki kondisi Ibukota," ucap Hasan.
(vit/nwk)











































