"Posisi Ketua KPK Abraham, saat ini sangat dikagumi orang, tapi untuk kita tidak. Abraham kelihatannya akan dikendalikan oleh DPR. Itu yang kita lihat," ujar Koordinator FITRA, Uchok Sky Khadafi, usai jumpa pers di Bakoel Coffee, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (4/11/2011).
FITRA menganggap ada yang berbeda dengan proses pemilihan Abraham sebagai Ketua KPK. Karena jika dilihat dari segi profesionalitas, FITRA lebih mendukung Bambang Widjojanto yang menjadi Ketua KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, memilih Abraham bukan karena ingin mengungatkan KPK. DPR menurutnya lebih mencari orang-orang yang bisa diajak kompromi.
"Mereka tidak butuh yang kuat, tapi orang yang bisa dipengaruhi, Dampaknya, ada konflik di dalem, akan tebang pilih, dengan pola model berbeda," kritik Uchok.
Abraham mengalahkan Bambang Widjojanto dan Adnan Pandu Praja dalam voting pemilihan Ketua KPK oleh Komisi III DPR Jumat (3/12) lalu. Abraham memperoleh 43 suara, Busyro Muqoddas 5 suara, Bambang Widjojanto 4 suara, Zulkarnain 4 suara, sedangkan Adnan 1 suara.
Abraham meyakini pekerjaan memberantas korupsi akan bebas dari intervensi dari siapapun. Termasuk dari Istana sekalipun. "Nggak ada intervensi," ujar Abraham kepada detikcom, Sabtu (3/12) lalu.
(lia/vit)











































