"Dia digebuki dan dikeroyok pas pulang clubbing dari Kemang. Ada 4 orang berbadan tegap," ujar kakak Reza, Donny (28) saat dihubungi detikcom, Sabut (3/12/2011).
Donny menceritakan kejadian itu berawal dari kedatangan Reza, Donny, dan 8 teman Reza lainnya ke club Tipsy, Kemang. Ada seorang teman Reza yang berulang tahun. Reza tiba di club tersebut pukul 01.30 WIB, Sabtu dini hari. Sesampainya di sana, Reza, Donny dan teman-temannya nge-dance.
"Saya sudah bilang dekat-dekat saya saja. Saya nggak tahu kejadiannya gimana. Tapi kayaknya dia nge-dance terus bersenggolan dengan orang-orang berbadan tegap," jelasnya.
Pukul 03.30 WIB, Reza pun pulang. Donny mengantar Reza ke parkiran. Reza mengaku mau pulang ke rumahnya di Kompleks Polri, Ciracas, Jakarta Timur karena esok harinya ia akan bekerja.
Namun tepat di depan PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Reza dicegat 4 pria bermotor.
"Dia dicegat 4 orang masing-masing bawa motor. Ada yang motor Mio dan Jupiter. Adik saya dikeroyok. Dihajar pakai balok," katanya.
Menurut Donny, adiknya tidak melihat jelas wajah pelaku. Begitu juga plat nomor motor pelaku. Yang Reza ingat adalah ciri-ciri pelaku yang berbadan tegap, berambut cepak, tinggi kurang lebih 172 cm, berkulit agak gelap.
"Mereka sebut-sebut nama marinir dan Cijantung. Ada yang pakai baju putih dan jaket-jaket gitu," ucapnya.
(gus/gah)











































