"Yang pertama kita lihat adanya tokoh muda di komisi yang menjadi sorotan publik itu. Abraham merupakan pimpinan KPK termuda diantara pimpinan yang lain. Kredibilitasnya kini akan diuji ditengah pimpinan para senior," ujar Tama kepada detikcom, Sabtu (3/12/2012).
Selain itu, lanjut Tama, ujian bagi masyarakat sipil berada di pundak Abraham Samad dan Bambang Widjojanto yang bukan merupakan orang berlatar belakang birokrasi. Abraham sendiri sebelumnya merupakan aktivis anti korupsi namun bergelar doktor hukum jebolan dari Universitas Hassanuddin, Makassar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tama juga berharap jangan sampai ketua KPK berutang budi kepada DPR yang telah meloloskan dirinya menduduki jabatan penting tersebut. "Bahaya kalau nanti akhirnya ada rasa utang budi ke DPR, bisa-bisa kasus yang menjerat anggota Dewan tidak diusut," tandas Tama.
Ia juga menagih rencana Abraham yang ketika diuji kelayakan dan kepatutan capim KPK oleh DPR mengatakan perlunya penyidik independen.
"Abraham Samad menjanjikan akan mengangkat penyidik independen. Bagaimana ke depannya? Itu yang kita tunggu. Termasuk kesediaannya yang akan mengundurkan diri jika dalam satu tahun KPK tidak ada perkembangan. Masyarakat bisa menagih hal itu," imbuhnya.
(feb/mpr)











































