Kecelakaan yang pertama terjadi pukul 10.00 Wita di sekitar pergudangan Passerokang Indah, yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor Honda matik, Muhammad Arif (31 tahun) dengan plat nomor polisi DD 2283 VL. Saat itu Arif yang membonceng rekannya, Abdul Kadir berusaha menyalip dari sebelah kiri sebuah truk Tronton yang dikemudikan Ahad.
Kasatlantas Polrestabes Makassar, AKBP Muh. Hidayat saat dihubungi detikcom, jumat (2/12/2011), menyebutkan sepeda motor yang dikemudikan Arif bersenggolan dengan truk hingga menyebabkan Arif terjatuh dan kepalanya tergilas roda belakang truk. Rekan korban bernama Kadir hanya mengalami luka ringan dan kini dirawat di RS Ibnu Sina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehari sebelumnya, kamis pukul 15.00 Wita, (1/12/2011), kecelakaan serupa terjadi di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, yang melibatkan truk Mitsubishi Colt Nopol DD 9656 AH yang dikemudikan Mudin Dg Ngalle dan pengendara sepeda motor Honda Revo nopol DD 2420 UK yang dikendarai oleh Jusran Osman (49 tahun) yang membonceng putrinya, Prawidya Sari (13 tahun) yang tewas dalam peristiwa ini.
Kronologis kecelakaan tragis ini terjadi saat konvoi rombongan pengantar jenazah yang menggunakan sepeda motor dan mobil, menyalip truk hingga sang sopir truk membanting stirnya ke arah kiri. "Di depan truk ternyata sepeda motor dikendarai Jusran terjatuh karena menghindari penyeberang jalan, saat terjatuh itu putrinya tergilas ban truk sebelah kiri belakang," tandas Hidayat.
(anw/anw)











































