Menhan: Tak Ada Operasi Militer untuk Papua

Menhan: Tak Ada Operasi Militer untuk Papua

- detikNews
Jumat, 02 Des 2011 19:26 WIB
Jakarta - Dinamika yang terjadi di Papua pada peringatan hari lahir OPM pada 1 Desember dinilai masih dalam batas-batas wajar. Pemerintah memastikan tidak ada rencana menggelar operasi militer untuk mengejar kelompok bersenjata penganiaya anggota polisi maupun pengibar bendera Bintang Kejora.

"Saya tegaskan, di Papua tidak ada operasi militer," ujar Menhan Poernomo Yosgiantoro di Kantor Kementerian Pertahanan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (2/12/2011).

Dia tidak menampik bahwa di Papua masih ada kelompok bersenjata yang sering melakukan aksi kekerasan terhadap warga. Juga ada gerakan dengan aspirasi memisahkan Papua dari NKRI. Tapi dua fakta itu semua bukan alasan melakukan operasi militer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama ini memang ada yang ingin memisahkan diri dari NKRI, tapi jumlahnya kecil. Maka kita tidak perlu mengirim pasukan tambahan, cukup yang menangani itu dari Kodam setempat," ujar Poernomo.

Lebih lanjut mantan menteri ESDM ini menyatakan kondisi di Papua pasca 1 Desember 2011 dalam keadaan yang stabil. Bahkan situasi saat terjadinya insiden pengibaran Bendera Bintan Kejora juga terhitung terkendali.

"Kemarin situasinya kondusif walaupun di beberapa tempat sempat ada pengibaran bendera. Hari ini juga tenang," ujarnya.

(lh/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads