Iran Bantah Dukung Al Qaeda
Senin, 19 Jul 2004 14:02 WIB
Jakarta - Pemerintah Iran mengakui bahwa para tersangka al Qaeda yang terlibat dalam serangan 11 September mungkin telah masuk ke dalam wilayahnya. Namun ditegaskan bahwa mereka melakukan itu secara ilegal.Demikian disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Hamid Reza Asefi kepada wartawan di Teheran seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (19/7/2004)."Kami mempunyai perbatasan yang sangat panjang dan tidak mungkin untuk mengontrolnya secara total," tukas Asefi."Adalah wajar bahwa lima atau enam orang mungkin telah menyeberang ke perbatasan kami secara ilegal, tanpa kami melihat mereka," ujarnya. "Hal yang sama terjadi di perbatasan antara Amerika Serikat dan Meksiko," imbuhnya.Statemen pejabat Iran tersebut menanggapi laporan komisi independen 11 September yang akan dirilis hari Kami (22/7/2004) mendatang. Menurut media-media AS, dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Iran mungkin telah membantu dalam tragedi 11 September, dengan membiarkan delapan hingga sepuluh pembajak al Qaeda masuk dan keluar dari kamp-kamp pelatihan di Afghanistan.Selama ini pemerintah Washington memang kerap menuding pemerintah Iran mendukung terorisme. Tudingan ini telah berulang kali dibantah pemerintah Teheran."Setelah 11 September, kami meningkatkan kontrol perbatasan kami, Tapi sebelum 11 September, siapa yang tahu apa yang akan terjadi," tutur Asefi.
(ita/)











































