"Belum ada (tersangka)," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (2/12/2011).
Menurut dia, saksi-saksi yang melihat dan merasakan runtuhnya jembatan tersebut, khususnya terhadap para buruh yang melakukan perbaikan jembatan saat itu masih diperiksa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saud mengatakan penyidik juga belum menemukan indikasi korupsi. "Jadi terkait masalah konstruksi, masih sedang bekerja karena kita belum mengetahui apa kerugian negara apabila kita belum mengetahui persis bagaimana runtuhnya jembatan," kata Saud.
"Jadi apakah kelalaian dari petugas yang melakukan perawatan atau pembanguan jembatan yang tidak memenuhi standar. Jadi kita belum bisa memastikan nanti tunggu hasil dari pemeriksaan saksi," lanjut dia.
Ia mengatakan sejumlah dokumen tengah dihimpun mulai dari saat pembangunan jembatan, kondisi terakhir jembatan sebelum runtuh serta kontrak pemeliharaan jembatan. "Itu yang kita himpun," kata Saud.
Dikatakan dia, pihaknya fokus untuk pencarian korban-korban yang masih belum ditemukan, terutama upaya untuk memindahkan jembatan ke yang lebih tinggi agar lebih leluasa memudahkan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kalau saat ini masih belum memungkinkan olah TKP. Jembatan masih di dalam air. Airnya masih sangat keruh, tidak bisa lihat apa-apa di dalam air," kata dia.
(aan/anw)










































