Saat peristiwa ini terjadi, Jumat (2/12/2011), Iman tengah melaksanakan ibadah salat Jumat. Satu unit laptop yang disimpan di dalam tas kerja berhasil digasak.
Peristiwa itu diketahui Iman usai melaksanakan salat Jumat sekitar pukul 12.30 WIB. Ia kaget setelah mendapati kaca belakang sebelah kiri mobilnya sudah pecah. "Saya baru tahu usai salat. Tas berisi laptop di mobil saya hilang," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya parkir sejajar dengan mobil-mobil lain, tapi memang mobil saya kacanya transparan, jadi kelihatan isinya. Kemungkinan pelaku beraksi saat salat Jumat," terangnya.
Pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan dengan mengambil sidik jari pada kaca mobilnya. Dari pemeriksan itu, ditemukan bukti dua telapak tangan pada kaca mobil tersebut.
Selai itu salah seorang saksi yakni Guru TK Pengayoman tengah diperiksa di Polsek. Sampai saat ini, belum bisa dimintai keterangannya.
Atas kejadian ini, Iman mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam memarkir kendaraan dan tidak menyimpan barang berharga di dalam mobil. "Masyarakat harus lebih waspada karena aksi kejahata bisa menimpa siapa saja," ujarnya.
Informasi di lapangan menyatakan, tas tersebut selain berisi laptop juga berisi senjata api. Namun, Iman membantahnya. "Saya lebih baik kehilangan mobil itu, daripada tas tersebut," singkatnya.
(anw/anw)











































