Jumlah Jamaah Wafat di Saudi 476 Orang

Laporan dari Arab Saudi

Jumlah Jamaah Wafat di Saudi 476 Orang

- detikNews
Jumat, 02 Des 2011 14:34 WIB
Madinah - Jumlah jamaah wafat di Saudi yang tercatat di Siskohat Kesehatan menunjukkan angka 476 orang, Jumat (2/12/2011) pukul 10.00 WAS atau 14.00 WIB. Jumlah ini telah melampaui angka jamaah wafat di Saudi tahun lalu sebanyak 427 orang.

Ada sejumlah penyebab mengapa angka kematian lebih tinggi dibanding tahun lalu. Antara lain, jumlah jamaah tahun ini lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kedua, jamaah uzur yang masuk kategori risiko tinggi (risti) juga lebih banyak. Tahun depan, jamaah lansia akan lebih banyak lagi karena pemerintah memprioritaskan memberangkatkan mereka.

Menurut distribusi umur, mayoritas jamaah wafat di usia lebih 65 tahun yaitu 55,9 persen (264 orang), diikuti umur 60-65 sebanyak 82 orang dan umur 50-59 sebanyak 103 orang. Sebanyak 65 persen merupakan laki-laki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pusat Kesehatan Haji Kemenkes mencatat, terdapat sekitar 10 jenis penyakit risiko tinggi yang diderita oleh para jamaah haji Indonesia. Jenis penyakit tersebut adalah Essensial (primary) hypertension (26%), Senelity (51), Non-Insulin dependen diabetes melitus (9%), Disorder of lipoprotein metabolism, Cardiomegaly, Obesity, Hypotension, Asthma, dan Atheroclerotic heart disease.

Pusat Kesehatan Haji juga mencatat, pada tahun lalu, jumlah jamaah wafat di Arab Saudi dan embarkasi/debarkasi (Indonesia) mencapai 451 orang. Dengan rincian jumlah jamaah wafat di embarkasi 10 orang, Arab Saudi sebanyak 427 orang dan debarkasi 14 orang. Sedangkan tahun ini, catatan Siskohat menunjukkan, jamaah yang wafat di Saudi 476 orang ditambah di pesawat/embarkasi/debarkasi 22 orang.

Saat ini, jamaah terkosentrasi di Madinah untuk salat arbain. Sedangkan Makkah telah bersih dari jamaah. Ada juga yang di Jeddah untuk menunggu jadwal pesawat terbang.

Sementara, jamaah yang dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia Madinah 33 orang, sedang di RS Arab Saudi 20 orang.

(nrl/lrn)


Berita Terkait