Forum Masyarakat Yogya "Usir" George Aditjondro

Forum Masyarakat Yogya "Usir" George Aditjondro

- detikNews
Jumat, 02 Des 2011 11:19 WIB
Forum Masyarakat Yogya Usir George Aditjondro
Yogyakarta - Puluhan massa anggota Forum Masyarakat Yogyakarta (FMY) mendatangi rumah kontrakan George Junus Aditjondro. Mereka berniat mengusir penulis buku "Gurita Cikeas" itu dari Yogyakarta. George dinilai melecehkan Yogyakarta dan Keraton Yogyakarta dengan mengatakan Keraton adalah kera yang ditonton.

Namun saat mendatangi rumah kontrakan George di Dusun Deresan, CT X/05 Desa Catur Tunggal, Depok, Sleman, massa tidak bertemu dengan George. Rumah yang berada di perkampungan Dusun Deresan itu ternyata sudah lama tidak di tempat George bersama istrinya.

Puluhan massa anggota FMY mendatangi rumah kontrakan George, hari ini Jumat (2/12/2011) sekitar pukul 10.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor. Di depan rumah, massa menggelar aksi sehingga sempat membuat warga sekitar kaget. Puluhan aparat Polsek Depok Barat dan Polda DIY juga berjaga-jaga di sekitar rumah George.

Karena George tidak ada di rumah dan pintu rumah terkunci, massa kemudian menempelkan beberapa poster di kaca jendela dan pintu. Poster tersebut di antaranya bertuliskan "Jaga mulutmu George, kalau gak suka dengan Jogja dan kraton, silakan minggat!!!, Mulutmu Harimaumu".

Selanjutnya beberapa orang menaburkan sekeranjang bunga mawar di teras rumah. Salah seorang massa FMY, Sugeng juga telah menyiapkan tiket bus patas Yogya-Semarang agar George segera meninggalkan Yogya.

"Ini kami bawakan tiket gratis untuk minggat dari Yogya," kata Sugeng.

Menurut warga sekitar Sumaryo, rumah kontrakan George sudah lama tidak ditempati sejak kasus buku Gurita Cikeas ramai diperbincangan. Waktu itu George pernah sekali datang bersama istrinya, namun setelah itu tidak datang lagi.

"Sudah lama sekali kosong, tapi baru tahun 2012 kontrakannya habis," katanya.

Setelah massa pergi, polisi masih berjaga-jaga di sekitar rumah serta menanyakan kepada tetangga sekitar alamat pemilik rumah yang ditempati George. George menempati rumah itu ketika masih aktif mengajar menjadi dosen tamu di Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta. Beberapa wartawan berusaha menghubungi George namun tidak diangkat meski terdengar nada sambung. Kabar terakhir George kembali di rumahnya di Salatiga.

(bgs/anw)


Berita Terkait