DetikNews
Senin 19 Juli 2004, 13:05 WIB

Rusun Kb Melati Terantuk PT KAI

- detikNews
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta berencana membangun rumah susun (rusun) untuk korban kebakaran Kebon Melati, Tanah Abang, Jakpus pada 14 Juli lalu. Namun, tanah lokasi kebakaran itu diduga milik PT KAI.\\\"Kita sedang ukur dengan PJKA (batas-batasnya) sampai d mana, karena mereka klaim, ini tanah mereka,\\\" kata Walikota Jakpus Petra Lumbun, kepada pers, saat meninjau lokasi kebakaran, Senin (19\/7\/2004).Petra mengaku belum melakukan pertemuan dengan PT KAI. \\\"Kita belum bertemu dengan PJKA, jadi belum bisa bicara tentang kompensasi dan sebagainya,\\\" katanya.Di samping itu, pembangunan rusun masih menunggu respon masyarakat. \\\"Kita menunggu masyarakat. Kalau secara aklamasi mereka ingin rusun, langsung kami hubungi PJKA untuk negosiasi,\\\" papar Petra.Jika tidak dibangun di lahan bekas kebakaran tersebut, rusun akan dibangun di lahan lain. \\\"Kalau kompromi dengan PJKA diizinkan, kita bangun di sini. Kalau tidak, dipindah ke tempat lain. Ada bebreapa lokasi, bisa di Jaktim, Jakut dan Jakbar. Kalau Jakpus, sudah tidak ada tempat lagi,\\\" ungkap Petra.Sekadar diketahui, korban kebakaran Kebon Melati tercatat 1.178 jiwa yang kehilangan tempat tinggal. Mereka adalah warga Jl.Jatibunder Dalam, RT 15-18 RW 14 dan RT 01 RW 15, Kel.Kebon Melati, Kec.Tanah Abang. Rusun dibangun di lahan seluas 7.000 meter persegi yang merupakan bekas kebakaran. Rusun terdiri 2 blok, masing-masing blok 200 unit dan bertipe 21. Terdiri dari 6 lantai, lantai dasar untuk fasilitas umum.


(nrl/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed