Polisi Diminta Usut Tuntas Teror Granat di Aceh

Polisi Diminta Usut Tuntas Teror Granat di Aceh

- detikNews
Jumat, 02 Des 2011 01:26 WIB
Jakarta - KAMMI Aceh mendesak polisi mengungkap pelaku dan motif teror granat yang terjadi di Banda Aceh sepekan terakhir.

Desakan ini disampaikan Ketua KAMMI Aceh Muhammad Muaz Munauwar yang menghubungi detikcom, Kamis (1/12/2011).

"KAMMI mendesak pihak kepolisian segera melakukan penyelesaian kasus teror bom ini, untuk memberi rasa aman pada masyarakat, khususnya Banda Aceh," kata Muaz.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muaz juga mengatakan, KAMMI mengutuk pihak yang mendalangi aksi pelemparan granat yang terjadi malam ini di jln T Nyak Arief Lamprit yang mengakibatkan korban masyarakat.

Dia juga menyesalkan pernyataan Kapolda Aceh yang menyebutkan kasus bom ini merupakan keriminal murni. Menurutnya, kasus ini jelas ekses dari situasi politik Aceh yang sedang memanas.

Itulah sebabnya, kepolisian harus menghentikan segera tindakan teror ini, karena jika berlarut-larut akan mengakibat terganggunya perdamaian Aceh.

Seperti diberitakan sebelumnya, granat kembali menyalak di Banda Aceh, Kamis (1/12) sekitar pukul 20.00 WIB. Kali ini sasaranya adalah Wisma Lampriet, Jalan T. Nyak Arief, Banda Aceh. Granat yang dilempar orang tak dikenal itu
Dua hari sebelumnya, ledakan serupa juga terjadi di kantor (Seuramo) Tim Sukses Pasangan Calon Gubernur/wakil gubernur Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan. Tapi tak ada korban jiwa.

Adapun letupan granat Wisma Lamprit yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari Seuramo Irwandi-Muhyan, itu diketahui menelan tiga korban, masing-masing, Ina (23) warga Prada Banda Aceh terkena di betis kiri, Lia (22) juga warga Prada, dan Ardeman (20) warga Lamgugop, Banda Aceh. Akibat ledakan itu, lalulintas sempat macet. Tim Gegana dari Polda Aceh saat ini sedang menyisir lokasi untuk mencari jejak pelaku.

(van/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads