"Penembakan di Freeport, kita sedang kirim tim ke sana. Orang-orangnya sudah kita kenali. Kita masih terus melakukan pencarian," kata Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Sutarman saat dihubungi detikcom, Kamis (1/12/1011).
Yang pasti, polisi sudah mengirim tim ke Papua untuk mengejar pelaku. Polda Papua juga telah bersiaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada peristiwa 18 November itu, Fery William yang merupakan anggota keamanan Freeport sedang berpatroli bersama 3 anggota Den Bravo. Ferry saat itu memegang kemudi mobil.
"Mobil dari Mile 68 tujuan Mile 32 Lowland yang dikendarai Fery William dengan penumpang 3 anggota Den Bravo tiba di Mile 52 ditembaki dari kiri jalan," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution.
Atas tembakan tersebut, Fery mengalami luka di bagian kepala kiri. Pria yang memegang nomor identitas 3084 itu lantas dievakuasi ke Klinik Kuala. Sayang, pukul 16.17 WIT, Fery meninggal dunia.
(vit/nwk)











































