Megawati Minta Masyarakat Waspada Bom Jelang Pilpres II

Megawati Minta Masyarakat Waspada Bom Jelang Pilpres II

- detikNews
Senin, 19 Jul 2004 12:40 WIB
Jakarta - Presiden Megawati Soekarnoputri meminta masyarakat waspada menyusul maraknya teror bom di sejumlah daerah. Stabilitas keamanan, terutama politik, perlu dijaga.Demikian disampaikan Presiden Megawati Soekarnoputri saat dicegat (doorstop) wartawan usai menyerahkan bantuan 5 unit ambulans di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (19/7/2004).Doorstop terhadap Presiden Mega di Istana Negara merupakan yang pertama kali. Wartawan yang diberi kesempatan langsung bergegas melontarkan sejumlah pertayaan."Kita sedang mencari tahu mereka-mereka yang melakukan hal itu. Sejak tadi malam, saya mendapatkan laporan dari Kapolri dan Menko Polkam untuk segera menangani hal-hal tersebut," ungkap Presiden Mega menjawab pertanyaan wartawan apakah bom di Bandung dan Poso untuk mengganggu pilpres."Dalam kesempatan pidato-pidato, saya minta masyarakat untuk selalu waspada karena bagaimana pun juga stabilitas dan keamanan, tertutama politik, harus kita jaga menjelang pelaksanaan pemilu terakhir," imbuhnya. Namun, ketika ditanya mengenai penembakan Pendeta Susianti di Palu, Presiden Mega tidak menjawab dan bergegas masuk ke Istana Negara untuk bertemu dengan Ketua KPK Taufiequrachman Ruki.Dua ledakan bom terjadi di Bandung, Rabu (14/7/2004) yaitu di Jl.Braga dan Rumah Matahari yang jarak keduanya hanya 30 meteran. Motif peledakan diduga karena persaingan bisnis.Sementara itu, sebuah ledakan terdengar di dekat Gedung Olah Raga (GOR) Kasintuwu, Poso Kota, Sulawesi Tengah (Sulteng), Sabtu (18/7/2004).Diduga suara ledakan itu berasal dari bom rakitan. (aan/)


Berita Terkait