Kumpulkan Dokumen Proyek, Polri Kroscek Kondisi Jembatan Kukar

Kumpulkan Dokumen Proyek, Polri Kroscek Kondisi Jembatan Kukar

- detikNews
Kamis, 01 Des 2011 13:54 WIB
Kumpulkan Dokumen Proyek, Polri Kroscek Kondisi Jembatan Kukar
Jakarta - Polri masih terus menelusuri penyebab runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Sejauh ini, Polri masih mengumpulkan dokumen terkait proyek Jembatan Kukar lalu kemudian akan di kroscek dengan kondisi jembatan.

"Kami juga mencari dokumen-dokumen terkait pembangunan jembatan itu. Bagaimana nanti dari dokumen administrasi itu akan kita kroscek dengan bangunan fisik, pemeliharaan, pengecekan dan bagaimana perawatannya," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Saud Usman Nasution, saat dihubungi wartawan, Kamis (1/12/2011).

Saud mengatakan pihaknya bekerja sama dengan ahli konstruksi dengan menggandeng tim dari ITB, ITS, pakar-pakar konstruksi lainnya untuk meneliti. Di samping itu, Polri masih fokus menyelamatkan dan melakukan proses identifikasi korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertama prioritas kami ke korban dulu. Sampe sekarang telah ditemukan 20 korban dan semuanya telah diidentifikasi. Sekarang sedang diupayakan pengangkatan jembatan dan melakukan penyelamatan. Persoalan utama yang kami hadapi adalah airnya keruh tidak terlihat sama sekali," jelasnya.

Ketika ditanya mengenai apakah ada unsur korupsi dalam pembangunan jembatan itu, Saud mengatakan pihaknya belum melangkah ke arah sana.

"Yang baru kita periksa sebagai saksi, adalah mereka yang mengetahui dan melihat serta yang berhubungan pada saat jembatan itu roboh. Kemudian karyawan atau petugas yang saat ini bekerja di sana," ungkapnya.

Sementara itu dihubungi terpisah, Kabag Penum Mabes Polri Kombes Boy Rafli Amar mengatakan polisi sudah memeriksa 17 saksi. Mereka yang diperiksa di antara dari masyarakat sekitar, perusahaan pembangun, perusahaan yang melakukan perawatan, serta pemda setempat.

"Mereka menjelaskan tentang bagaimana robohnya jembatan, bagaimana perawatan jembatan itu selama ini. Ini semua masih dalam proses penyelidikan. Substansi keterangan mereka apa, belum bisa disampaikan karena itu ranah penyelidikan," kata Boy.

Dari keterangan tersebut sudah ditemukan indikasi korupsi proyek Jembatan Kukar? "Masih jauh. Masih sibuk mencari korban atau menyelamatkan yang terluka. Untuk ke arah sana, kita butuh proses yang panjang," paparnya.


(mpr/vit)


Berita Terkait