2 Pembacok Siswa STM Boedoet Ditangkap

2 Pembacok Siswa STM Boedoet Ditangkap

- detikNews
Kamis, 01 Des 2011 07:10 WIB
Jakarta - Aparat Kepolisian Jakarta Pusat berhasil menangkap dua pelaku pembacokan terhadap siswa STM Boedi Oetomo (Boedoet), Hendrian. Salah satu pelaku, merupakan otak kejahatan berinisial S alias IP (20).

"Tersangka masih kita kembangkan ke yang lain," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat Kompol Hengky saat dikonfirmasi, Kamis (1/12/2011).

S ditangkap di tempat persembunyiannya di Parung, Bogor, Rabu (30/11) kemarin. Selain menangkap S, polisi juga mengamankan seorang terduga pelaku lainnya yakni A alias E.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita masih merekonstruksikan pasalnya. Bila ada keterlibatan yang lain, kita jerat Pasal 170 KUHP, namun bila hanya S sendiri, kita jerat pasal 351 KUHP," tutupnya.

Sementara itu, Hengky belum bisa membeberkan motif penyerangan terhadap korban. Ia mengatakan, lebih detil akan disampaikan dalam jumpa pers dalam waktu dekat.

Seperti diketahui, dua siswa STM Boedoet, Hendian (16) dan Anjar (16) menjadi korban kekerasan sejumlah orang diduga pelajar di flyover Roxy Mas, Jakarta Pusat, Kamis (24/11) lalu.

Hendrian tewas dalam perjalanan menuju RS Sumber Waras. Sementara Anjar mengalami luka di bagian kepala akibat terkena benda tumpul dan saat ini masih dirawat di RS Sumber Waras.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, kedua korban baru pulang dari sekolahnya. Hendrian adalah warga Jl Setia Kawan, kawasan Roxy Mas, Gambir, Jakarta Pusat.

Mereka berdua naik Kopaja, kemudian turun sebelum jembatan Roxy Mas. Saat mereka turun, tiba-tiba sekitar 20 pelajar berseragam menghadang mereka. 20 Pelajar yang teridentifikasi sebagai siswa STM 5 Kebon Jeruk (Bonjer) itu, tiba-tiba melayangkan senjata tajam ke arah keduanya.

Belum diketahui jenis senjata tajam yang digunakan para pelaku. Di lokasi, polisi tidak menemukan adanya senjata tajam.

Sementara itu, Anjar yang turun belakangan, dapat menghindar amukan para pelajar. Namun sayang, Anjar juga tidak lepas dari penganiayaan. Kepalanya berdarah akibat timpukan batu.

(mei/lia)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads