Moda Transportasi Khusus Wanita di Indonesia Masih Setengah Hati

Moda Transportasi Khusus Wanita di Indonesia Masih Setengah Hati

- detikNews
Kamis, 01 Des 2011 06:37 WIB
Moda Transportasi Khusus Wanita di Indonesia Masih Setengah Hati
Jakarta - Malaysia baru saja meluncurkan taksi khusus wanita dengan tujuan agar kaum hawa terhindar dari segala bentuk kriminalitas. Taksi-taksi tersebut dikemudikan perempuan dan tertulis 'Teksi Wanita' di atas kaca depannya. Mungkinkah ini juga diberlakukan di Indonesia?

Menurut pengamat perkotaan dan transportasi Universitas Trisaksi, Yayat Supriyatna, tampaknya hal itu sangat sulit.

"Karena dulu pernah ada taksi wanita, dimana sopirnya wanita dan penumpangnya juga hanya wanita. Tapi nggak berjalan dan sekarang berhenti," tutur Yayat saat berbincang dengan detikcom, Kamis (1/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Transportasi khusus wanita ini, jelasnya, mengadopsi dari Iran. Ia melihat jika sistem ini coba diterapkan di Indonesia tampaknya akan berjalan setengah hati. Contohnya saja pada KRL gerbong khusus wanita.

"Kan nyatanya itu tidak membantu, gimana bisa efektif kalau jumlahnya terbatas sementara peminatnya banyak. Jadi dalam satu dua hal menarik, tapi karena dari segi sarana dan prasarana tidak seimbang dengan jumlah pengguna ya sama saja," kritiknya.

Sebelumnya, wacana transportasi khusus wanita baru-baru ini juga muncul menyikapi maraknya pelecahan seksual di bus rapid transit TransJakarta. Namun, agaknya itu sulit terealisasi karena jumlah armada yang tidak mendukung.

Oleh karena itu lanjut Yayat sebenarnya baik taksi atau bus TransJ khusus wanita butuh banyak pertimbangan untuk memberlakukannya. Yang terpenting dari semua itu lanjutnya adalah penempatan petugas keamanan di mana-mana.

"Itu saya rasa cukup aman. Seperti di bus TransJ harusnya petugas lebih diperbanyak sehingga kriminalitas tidak terjadi dan setiap yang kedapatan melakukan pelanggaran harusnya ditindak tegas," tegas Yayat.

(lia/rdf)


Berita Terkait