Jangan Sampai Demi Tas Branded, Suami Jadi Bandit

Jangan Sampai Demi Tas Branded, Suami Jadi Bandit

- detikNews
Kamis, 01 Des 2011 02:09 WIB
Jangan Sampai Demi Tas Branded, Suami Jadi Bandit
Jakarta - Gaya hidup istri pejabat seringkali bergaya seperti sosialita kelas atas. Menggunakan tas bermerk dengan harga fantastis belasan hingga ratusan juta menjadi salah satu kewajiban. Awas, jangan sampai karena tas branded, suami terpaksa jadi bandit.

"Gaya hidup semacam ini menjadi motivasi utama memperkaya diri. Rata-rata koruptor membelanjakan uangnya untuk gaya hidup, mobil mewah, rumah mewah. Gaya hidup hedonis, mendorong korupsi. Lihatlah seperti Gayus Tambunan," ujar peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM, Oce Madril, kepada detikcom, Rabu (30/11/2011).

Oce menilai salah satu indikator seorang pejabat negara korupsi adalah saat gaya hidupnya tidak sesuai dengan pendapatannya. Dari laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), bisa diketahui normalkah kekayaan seorang pejabat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayangnya hingga saat ini, KPK tidak bisa menindaklanjuti LHKPN yang dinilai fantastis. Padahal seharusnya KPK diberi kewenangan mengusut jika ada LHKPN pejabat negara yang tidak wajar.

"Seharusnya bisa diusut, bukan hanya sekadar diumumkan. Setelah diselidiki, dilihat dari mana dia mendapatkan hartanya. Kalau terbukti gratifikasi ya harus disita untuk negara," jelas Oce.


(rdf/lia)


Berita Terkait