7 Kendaraan Diduga Tenggelam Bersama Rangka Jembatan Kukar

7 Kendaraan Diduga Tenggelam Bersama Rangka Jembatan Kukar

- detikNews
Rabu, 30 Nov 2011 19:34 WIB
7 Kendaraan Diduga Tenggelam Bersama Rangka Jembatan Kukar
Tenggarong - 7 Kendaraan diduga tenggelam bersama rangka Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) di Sungai Mahakam. Satu kendaraan di antaranya terkurung di kerangka jembatan.

Demikian disampaikan Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Pol Bambang Widaryatmo.

"Bahkan tim penyelam sempat memegang atap salah satu kendaraan yang kita duga sebuah bus karena sebelumnya terdeteksi oleh BPPT karena kendaraan itu memiliki panjang 5,7 meter," kata Kapoida Kaltim Irjen Pol Bambang Widaryatmo di hadapan rombongan Komisi V DPR RI, di Posko Tim Pengendali Operasi, di sekitar lokasi ambruknya jembatan, Jl Wolter Monginsidi, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Rabu (30/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bambang juga menyebutkan, tim SAR saat ini terus fokus untuk mengevakuasi korban yang diduga kuat berada di dalam kendaraan. "Teknologi sonar dari BPPT cukup membantu kita untuk proses evakuasi korban yang terjebak di dalam kendaraan," imbuh Bambang.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Basarnas Marsekal Madya Daryatmo mengaku sulit untuk memperkirakan jumlah korban tewas di dalam Sungai Mahakam pascakejadian jembatan ambruk.

"Jumlah korban yang masih di dalam air atau terjebak di dalam kendaraan, tidak pisa ditentukan," jelas Bambang.

Dalam proses pencarian dan penyelamatan ini, 4 penyelam tradisional akan dilibatkan dalam pencarian korban tewas akibat ambruknya Jembatan Kukar. Mereka dinilai memiliki kemampuan khusus melakukan penyelaman di perairan pedalaman Sungai Mahakam.

Keempat penyelam yang didatangkan dari sejumlah desa di bagian hulu Sungai Mahakam, direncanakan akan membuka pintu kendaraan dan mengeluarkan jenazah yang terkurung di dalam kendaraan, di mana 6 kendaraan berada dasar sungai sedangkan 1 kendaraan lainnya berada di lorong jembatan yang tenggelam di dalam sungai.

"Karena di hulu Sungai Mahakam, mereka memiliki kemampuan untuk menyelam hingga kedalaman 100 meter di hulu-hulu perairan Sungai Mahakam," kata Dandim 0906 Letkol Inf Dendy Suryadi di lokasi.

"Mereka juga biasa membantu kapal-kapal yang tenggelam di di hulu Sungai Mahakam dengan cara tradisional," ujar Dendy. Rencanananya Kamis (31/11) besok pagi, 4 penyelam tradisional ini akan bergabung bersama dengan penyelam TNI AL, Polri dan SAR

Berhasil Diidentifikasi

Sementara seorang jenazah yang ditemukan pada pukul 13.00 WITA tadi, telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Jenazah berkelamin laki-laki itu bernama Budi Yulianto (30), bertempat tinggal di Loa Kulu, Kutai Kartanegara.

Berikut nama-nama lengkap keseluruhan jenazah yang berhasil ditemukan tim SAR dan diidentifikasi oleh tim DVI Polda Kaltim ;

1. M Fariz (22) Tenggarong
2. Agus (25) Tenggarong
3. Alisyah (6 bulan) Tenggarong
4. Fadlan (17) Loa Kulu
5. M Iskandar (35) Jongkang
6. Samsul (24) Tenggarong Seberang
7. Supriyadi (31) Loa Kulu
8. Huzairi (40) Samarinda
9. Erli Erliana (39) Tenggarong
10. Alisha (9 bulan) Loa Kulu
11. Robiansyah (13) Teluk Dalam
12. Rusmini (30) ibu dari Alisyah dan Alisha, warga Tenggarong
13. Aldi (12) Loa Kulu
14. Jayus (60) Bukit Biru
15. Awang Ery (36) Tenggarong
16. Kwatilah Triwarni (24) Bukit Biru
17. Murdinono (24) Bukit Biru
18. Didik (25) Tenggarong
19. Budi Yulianto (30) Loa Kulu

Seperti diberitakan, Jembatan Kutai Kartanegara yang menghubungkan 2 wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang dan Kecamatan Tenggarong, ambruk pada Sabtu (26/11/2011). Akibat dari insiden jembatan yang masih berusia 10 tahun itu, telah mengakibatkan belasan orang meninggal dunia.

Menteri PU Djoko Kirmanto yang juga tiba di lokasi menyebut ambruknya jembatan tersebut terbilang langka mengingat jembatan tersebut masih berusia 10 tahun. Upaya pencarian korban pun masih terus dilakukan hingga saat ini dengan melibatkan tim SAR gabungan.

(nwk/nwk)


Berita Terkait