Mahasiswa Minta KPK Periksa Walikota Semarang

Mahasiswa Minta KPK Periksa Walikota Semarang

- detikNews
Rabu, 30 Nov 2011 12:34 WIB
Mahasiswa Minta KPK Periksa Walikota Semarang
Semarang - Puluhan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Walikota Semarang Soemarmo HS karena diduga terlibat dalam suap pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sekda Kota Semarang Akhmat Zainuri yang ditangkap KPK pekan lalu, dinilai hanya suruhannya.

Aksi digelar di Balai Kota Semarang, Jalan Pemuda, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (30/11/2011). Para mahasiswa dari Undip ini membawa spanduk dan poster-poster yang intinya menuntut kasus tersebut diusut tuntas.

Selain orasi, massa sempat menggelar teatrikal yang menggambarkan perilaku koruptor. Beberapa polisi dan aparat Satpol PP tampak hanya mengawasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak perlu bernegosiasi panjang lebar, mahasiswa diizinkan masuk ke kompleks Balai Kota. Mereka pun memilih beraksi di depan kantor walikota. "Kami harap KPK tidak tebang pilih dalam menindak koruptor," kata koordinator aksi, Fathi Ubaidillah.

Para mahasiswa ingin walikota dan anggota DPRD yang tidak terlibat kasus penyuapan, mau menandatangani nota kesepakatan bahwa mereka bersih dari penyuapan. Sayang, keinginan itu tak terkabul. Walikota dan anggota DPRD enggan menemui.

Akhirnya, massa membubarkan diri, dan berjanji akan kembali datang ke balaikota dengan massa yang lebih banyak.

Kamis (24/11) lalu, KPK menangkap dua anggota DPRD, Sumartono (Partai Demokrat) dan Agung Purno Sardjono (PAN) dan Sekda Akhmat Zaenuri di balai kota. KPK mendapatkan 21 amplop senilai Rp 40 juta yang diduga sebagai pelicin dalam pengesahan dana tunjangan pegawai.

Berdasarkan informasi, sejauh ini KPK telah memeriksa sejumlah pejabat Pemkot Semarang pada tingkatan level kepala dinas, asisten, dan staf. Pemeriksaan dilakukan secara tertutup dan tempat yang dirahasiakan.

(try/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads