Hati-hati Cegat Taksi di Jl S Parman, Rawan Perampokan

Hati-hati Cegat Taksi di Jl S Parman, Rawan Perampokan

- detikNews
Rabu, 30 Nov 2011 12:02 WIB
Jakarta - Kasus perampokan di taksi yang dialami Veronica Banowati (46) bisa menjadi pelajaran penting bagi yang lain. Penumpang taksi harus lebih waspada saat masuk ke dalam taksi yang dicegat di pinggir Jl S Parman, Jakarta Pusat.

Seperti yang diinformasikan Puskominfo Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/11/2011), Veronica yang pada Sabtu (26/11), pukul 20.00 WIB, menyetop taksi di Jl S Parman.

Setelah mendapatkan taksi, ia pun masuk. Korban saat itu tidak sadar bila ia tengah berada dalam bahaya. Sesaat setelah masuk, tiga pria tak dikenal ikut menerobos masuk ke dalam taksi.

Dua pria masuk lewat pintu belakang samping kiri dan kanan, sementara satu lainnya duduk di jok depan samping sopir.

Selanjutnya, ketiga bandit tersebut memaksa sopir taksi masuk ke jalan tol arah Tomang lalu berbalik ke Jalan S Parman, Grogol. Sesampainya di Jalan Latumenten, kawanan perampok itu merampas barang-barang korban yang berada dalam tas.

Pelaku kemudian memaksa korban untuk menyebutkan nomor pin ATM BCA milik korban. Karena takut, korban pun akhirnya menyebutkan nomor pin ATM tersebut.

Para pelaku kemudian menguras uang Rp 15 juta dari tiga tempat berbeda. Setelah puas mendapat harta yang diinginkan, korban ditinggal di daerah itu.

Kapolsek Metro Kembangan, Kompol Drs Sutoyo, mengatakan masih mendalami kasus tersebut. Ia menyayangkan korban yang tidak mengenali taksi apa yang ditumpangi. Korban hanya mengenali warna dari taksi tersebut.

"Kami tengah mencari saksi-saksi," kata Sutoyo.

(gus/vit)


Berita Terkait