"Pak Busyro itu sebagai Pimpinan KPK itu kaya main sinetron," kata Nazaruddin di luar persidangan Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (30/11/2011).
Nazaruddin melihat, Busyro seperti mencari perhatian kepada publik dalam kasus suap wisma atlet. Nazaruddin mempertanyakan identitas tersangka baru seperti yang pernah dijanjikan Busyro beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada bargaining untuk jadi pimpinan KPK ke depan," tegasnya.
(mok/ndr)










































