"Kami sayangkan, rumah yang menarik tapi ditelantarkan begitu saja. Jadi sebaiknya pemiliknya kembali ke 'jalan yang benar'," jelas Foke di sela-sela apel kesiapsiagaan penanggulangan banjir di Monas, Jakpus, Rabu (30/11/2011).
Foke menjelaskan, rumah cantik itu memang masuk cagar budaya, namun tidak berarti semacam musium nasional. "Itu berbeda, kalau cagar budaya memiliki beberapa penilaian, ada yang tidak boleh dibongkar habis dan tidak boleh diganti total," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, rumah cantik itu beralamat di Jl Teuku Cik Di Tiro, Menteng, Jakarta Pusat. Rumah yang ditetapkan oleh Pemprov DKI sebagai 'pelestarian' tersebut kini tinggal kenangan, bangunan arsitektur kuno khas Belanda hanya tinggal pondasi rongsokan belaka.
Pantauan detikcom, Selasa (29/11/2011) rumah yang kerap dijadikan syuting artis-artis ternama tersebut hanya menyisakan beton-beton tua, tidak ada lagi ornamen seperti pintu, jendela yang diracik ala klasik itu. Namun, tanaman hias seperti bunga bougenvile masih mengelilingi pagar rumah bercat hijau tersebut.
Keindahan rumah tersebut direnggut sekitar delapan bulan lalu. Menurut Irwan, tukang ojek yang sudah mangkal 2 tahun di kawasan itu, rumah itu sempat dibongkar oleh perusahaan developer pada sekitar bulan Januari.
(ndr/nwk)











































