"KPK belum teruji kinerjanya. Karena dari dulu sampai sekarang belum pernah diaudit kinerjanya, maka muncul kesan KPK itu tebang pilih," kata Adnan.
Hal itu disampaikannya sebelum uji kelayakan dan kepatutan capim KPK, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adnan menilai kelemahan terakhir KPK adalah koordinasi dan supervisi dengan lembaga-lembaga hukum yang masih lemah. "Ini juga harus diperbaiki," katanya.
Adnan yakin akan pendalaman materi yang ia pelajari selama ini. Meski begitu ia menggantungkan hasil pilihan akhir kepada anggota Komisi III DPR.
"Saya serahkan masalah pemilihan ini kepada anggota Dewan," imbuh anggota Kompolnas ini.
(nal/nal)











































