Agar Tak Pilih Youtube, Polisi Harus Tanggapi Semua Laporan

Agar Tak Pilih Youtube, Polisi Harus Tanggapi Semua Laporan

- detikNews
Selasa, 29 Nov 2011 22:16 WIB
Jakarta - Anggota Komisi III DPR Didi Irawadi Syamsuddin meminta aparat polisi untuk menanggapi semua laporan masyarakat. Polisi juga diminta tidak membedakan mana laporan kecil maupun besar.

โ€œPolisi harus tetap berlaku baik dan menanggapi semua laporan masyarakat tanpa membeda-bedakan. Laporan kecil itu justru jauh lebih menyentuh masyarakat jadi tunjukkan wibawa polisi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,โ€ kata Didi kepada detikcom, Selasa (29/11/2011).

Bila polisi mengabaikan laporan masyarakat, lanjut Didi, dikhawatirkan masyarakat akan mencari sendiri keadilan. Sehingga pada akhirnya masyarakkat berlaku anarkis dan polisi gagal menciptakan kedamaian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

โ€œPolisi harus segera melakukan evaluasi. Kasihan masyarakat, mereka hanya ingin keamanan terjaga di lingkungannya. Jangan sampai ada krisis kepercayaan terhadap institusi Polri,โ€ imbuh politisi Demokrat ini.

Adalah Har, warga Rawamangun, Jakarta Timur yang berhasil merekam kawanan pencuri necis dengan CCTV saat beraksi di rumahnya pada 19 Nopember 2011 lalu. Rekaman berjudul 'Thieves in Rawamangun, East Jakarta, Caught in CCTV Camera' diunggah ke Youtube dengan harapan pelaku dapat ditangkap.

Har menolak lapor karena memiliki pengalaman buruk dengan polisi. Pada 14 September 2011 lalu, kediaman Har disatroni pencuri yang menyasar televisinya, tetapi gagal karena ketauan warga.

Saat hendak memproses laporan aksi pencurian tersebut, polisi meminta televisi itu dijadikan barang bukti penyelidikan sekaligus bukti di persidangan, tetapi Har menolak.

(feb/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads