"Tubuh para korban bengkak-bengkak. Serta mengeluarkan bau tak sedap. Kalau tiap jasad hanya dibungkus satu kantong mayat, masih tercium baunya. Maka tadi dilapis lebih dari dua kantong mayat," kata Fajar yang menyaksikan langsung proses evakuasi dan saat ini sudah berada disalah satu Posko SAR di Gunung Ceremai.
Fajar mengatakan hal tersebut saat berbincang dengan detikcom via ponsel, Selasa (29/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Evakuasi tiga jasad itu dengan cara digotong. Kalau pakai tandu tak memungkinkan, karena kondisi medan yang sulit. Jadi jasad digotong secara maraton dari satu kelompok ke kelompok lainnya," jelas Fajar.
Tim SAR gabungan di antaranya dari unsur TNI, Polri, Wanadri, warga, dan relawan, melakukan evakuasi penuh kehati-hatian. Rencananya, ketiga jasad awak Cessna itu akan dibawa ke Posko SAR yang berada di Kampung Cikaracak atau lokasinya masih berada di sekitar Gunung Ceramai. Dari titik penemuan bangkai pesawat ke posko tersebut memakan waktu sekitar enam jam.
(bbp/anw)










































