DPR Inginkan Absen Finger Print yang Paling Mahal

DPR Inginkan Absen Finger Print yang Paling Mahal

- detikNews
Selasa, 29 Nov 2011 16:08 WIB
DPR Inginkan Absen Finger Print yang Paling Mahal
Jakarta - DPR menginginkan sistem absen pemindai sidik jari (finger print) yang paling mahal. Alasannya, agar tidak ketinggalan zaman dalam dua atau tiga tahun mendatang.

"Kita maunya yang paling bagus dong. Kalau beli sayang tidak bisa dipakai jangka panjang. Jangan sampai setahun dua tahun sudah ketinggalan," kata Wakil Ketua BURT DPR, Refrizal, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/11/2011).

BURT DPR akan menyiapkan anggaran pembelian alat tersebut yang akan dimasukkan dalam APBNP 2012. Pagu anggarannya sekitar Rp 4 miliar seperti yang dijabarkan Setjen DPR sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu kan perlu persetujuan BK. Nanti kita kasih plafon anggaran, baru diadakan tender," tuturnya.

Menurutnya sistem absen finger print sebagai realisasi UU Parlemen dan tatib DPR. Sehingga proyek ini pun mendesak dilakukan.

Peserta tender pun tidak dibatasi. Termasuk kalau teman Ketua DPR Marzuki Alie mau ikut menurutnya sah-sah saja selama dilakukan transparan.

"Siapapun yang memiliki kompetensi silahkan ikut. Tapi tender harus transparan,"tegasnya.

(van/lia)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads