Video mesum ini direkam sendiri oleh IW dengan menggunakan kamera ponsel dan berdurasi 16 menit 13 detik. Dalam video ini, IW dan IR memerankan adegan hubungan intim di sebuah kamar yang belum diketahui lokasinya. Dalam video mereka ini juga wajah IR dan IW sangat jelas sehingga sangat mudah dikenali oleh warga Bone, terutama yang mengenal kedua remaja ini di sekitaran MA Amir Al-Jannah.
Kepala MA Amir Al-Jannah, Hamzah saat ditemui wartawan di kantornya, Senin (28/11/2011), tidak membantah pemeran wanita merupakan mantan santrinya. Sejak video mesum ini beredar, sekitar dua pekan lalu, lanjut Hamzah, pihaknya langsung mengambil sikap tegas dengan memulangkan IR ke rumah orang tuanya, di Kec. Tellu Settinge, Kab. Bone.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara menurut Kasatreskrim Polres Bone, AKP Trihanto yang ditemui wartawan siang ini di kantornya, selasa (29/11/2011), menyebutkan pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Pihaknya juga belum melakukan penangkapan pada kedua pemeran video mesum yang masih tergolong remaja ini, karena belum mengantongi bukti-bukti pelanggaran asusila dua remaja Bone ini. "Sampai saat ini kami masih menunggu data-data terkait video mesum ini, kami sebenarnya sama sekali belum mengantongi file videonya, kami juga menunggu masyarakat melaporkan kasus ini di Sentra Pelayanan Kepolisian atau langsung di Bagian Reskrim," pungkas Trihanto.
Dari data yang berhasil dihimpun detikcom, kedua pelaku sudah melarikan diri dan meninggalkan Kab. Bone, karena malu dengan peredaran video mesumnya. Bahkan rumah pemeran pria di dusun Tippulue, Kec. Taneteriattang Timur, sudah kosong ditinggal pemiliknya. Kedua pelaku berhasil meloloskan diri sebelum diringkus petugas kepolisian.
Peredaran video mesum yang dilakukan oleh kalangan pelajar ini adalah yang kedua di Bone pada tahun 2011 ini. Sebelumnya, di bulan Mei 2011, video mesum pelajar yang menggunakan seragam Pramuka di Kec. Lappariaja, juga menyebarluas di ponsel-ponsel milik warga Bone.
(mna/anw)











































