"Dari segi integritas dia sebagai penasehat KPK. Sehingga dari segi kapabilitas sangat memadai untuk bisa menjadi komisioner KPK," kata Saan, di sela-sela fit and proper test capim KPK di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (28/11/2011).
Saan menjelaskan, dalam fit and proper test capim KPK, Abdulah menyampaikan beberapa strategi pemberantasan korupsi. Menurut Abdullah, KPK harus lebih fokus pada proses pencegahan dan pemberantasan dari sumber pendapatan dan pembelanjaan terbesar negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, lanjut Saan, sistem ranking yang dibuat oleh panitia seleksi (pansel) KPK juga menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih capim KPK.
"Kalau apa yang disampaikan pansel, Abdullah menduduki ranking ketiga versi pansel. Bagi PD, ranking hanya salah satu faktor dalam menyeleksi capim KPK," terangnya.
(van/lia)











































