Komisi I DPR, Selasa (29/11) ini, menggelar rapat dengar pendapat (RDP) secara tertutup dengan Badan Intelijen Negara (BIN). Selain akan membahas program kerja dan anggaran, sejumlah hal juga akan dibahas dalam RDP dengan Komisi I, seperti isu keamanan dalam negeri saat ini, termasuk stabilitas keamanan di wilayah Papua.
"Sejumlah isu itu akan dibahas saat rapat dengan BIN," ujar Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq kepada Jurnalparlemen.com.
Terkait dugaan penempatan 70 tentara Amerika Serikat di PT Freeport, Mahfudz menjelaskan bahwa Komisi I sebelumnya telah mendengar hal itu. "Cuma memang belum ada kesempatan untuk mengkarifikasi informasi tersebut pada pemerintah, dalam hal ini Menko Polhukam," tegas Wasekjen DPP PKS ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada misi-misi lain. Ya bisa misi militer, ya bisa misi intelijen. Nah menurut saya ini perlu diklarifikasi oleh pihak pemerintah pada Freeport. Kalau perlu klarifikasi juga pada Kedutaan Besar AS di Jakarta. Sehingga kemudian keberadaan tentara yang tidak lazim itu menimbulkan hal-hal yang tidak kondusif," tegasnya.
Mahfudz sindiri juga tidak tahu sejak kapan adanya penempatan pasukan Amerika di Freeport. "Sebab informasi itu baru kami peroleh sekitar satu bulan yang lalu. Namun saya pikir hal itu sudah terjadi sejak lama ya," tegasnya.
(nwk/nwk)











































