Seleksi Capim KPK, Hehamahua Usul Koruptor Dipekerjakan di Kebun Karet

Seleksi Capim KPK, Hehamahua Usul Koruptor Dipekerjakan di Kebun Karet

- detikNews
Selasa, 29 Nov 2011 10:42 WIB
Jakarta - Capim KPK Abdullah Hehamahua punya ide 'gila' untuk membuat para koruptor jera akan perbuatannya. Para koruptor disuruh bekerja di kebun kelapa sawit dan karet. Uang hasil korupsinya akan digunakan untuk membayar kerugian negara.

"Kalau hukuman sosial, mereka dipekerjakan di kebun kelapa sawit dan karet. Hasilnya, seperempat bagi mereka dan tiga perempat untuk membayar kerugian negara," kata Abdullah sebelum uji kelayakan dan kepatutan Capim KPK, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/11/2011).

Ia pun mencontohkan bila koruptor tersebut melakukan illegal logging, maka kerugian APBN dan APBD juga akan dihitung. Koruptor itu pun harus bekerja hingga utangnya semua terbayar dan baru bisa dilepaskan. Hal ini lebih efektif ketimbang membuat kebun koruptor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau misalnya kebun binatang nanti solusi baru lagi. Kalau jadi kebun kelapa sawit kan banyak atau pulau seribu satu pulau dan satu orang (koruptor) diberikan peralatan menanam dan memasak," ujarnya.

Hehamahua mengatakan, harus ada batas waktu dalam menjalankan hukuman tersebut. Selama bekerja di kebun sawit itu, tak boleh ada alat komunikasi yang diberikan kepada koruptor.

"Hanya boleh ditemui petugas, dia berkebun disitu sehingga pulau itu bermanfaat," usulnya.

(feb/gus)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini