Proyek ini direncanakan akan dimulai pada Desember 2011. "Konstruksi akan dimulai pada 21 Desember 2011," kata Deputi Menteri BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik, Sumaryanto Widayatin di Hotel Inna Putri Nusa Dua, Senin (28/11/2011).
Pembangunan jalan tol Bali Selatan mengalami penundaan karena tak ada pihak swasta yang berminat. Tak ada investor yang berminat saat digelar tender selama dua kali dengan skema public private partnership.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembangunannya akan dilakukan konsorsium BUMN terdiri, Jasa Marga, Pellindo III, Angkasa Pura I dan Bali Tourism Development Corporation serta Pemerintah Kabupaten Badung.
Sumaryanto mengatakan langkah konsorsium ini menjadi terobosan baru BUMN mengatasi kemacetan pembangunan infrastruktur di sejumlah daerah. "Terobosan ini juga menekan biaya proyek," ujarnya.
Direncanakan, proyek jalan tol Bali Selatan rampung dalam satu tahun. Jalan tol ini bakal digunakan untuk memperlancar Asia Pacifik Economy Cooperation (APEC) Summit di Bali pada 2013.
(gds/mok)











































